Ekosistem mangrove merupakan salah satu sumber daya pesisir yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan dan keberlanjutan kehidupan masyarakat pesisir. Mangrove berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi, gelombang tinggi, serta intrusi air laut, sekaligus menjadi habitat bagi berbagai jenis biota seperti ikan, crustacea, burung, dan organisme lain yang memiliki nilai ekologis maupun ekonomis. Selain itu, mangrove berperan signifikan dalam penyerapan karbon (carbon sequestration), sehingga berkontribusi terhadap mitigasi perubahan iklim.

Pada tahun 2022 – 2023 PT Cipta Krida Bahari (CKB) melalui Program CSR telah melakukan penanaman mangrove sebanyak 10,000 bibit mangrove di Kawasan Teluk Lamong, Romokalisari Adventure Land.
Setelah memasuki tahun ketiga, pertumbuhan mangrove mulai terlihat signifikan, pada area terlindung mangrove tumbuh dengan maksimal dan membentuk tegakan alami yang nantinya menjadi perisai hijau yang melindungi daratan. Keberadaan mangrove menjadi habitat baru bagi berbagai biota laut (ikan, kepiting, udang, siput), dan burung-burung air sebagai tempat feeding ground, nursery ground dan export nutrient.


Oleh sebab itu di tahun 2025, CKB kembali melanjutkan penanaman mangrove sebanyak 6,000 bibit mangrove. Sehingga pada periode 2022 hingga 2025 total jumlah mangrove yang sudah ditanam mencapai 16,000 mangrove. Penanaman terbagi menjadi tiga blok, yakni; Lokasi A, B, C, dan D dengan metode rumpun berjarak. Penanaman di Lokasi D sebanyak 6,000 bibit dilaksanakan pada tanggal 21 hingga 26 November 2025. Penanaman mangrove bertujuan untuk menambah habitus mangrove di sepanjang daratan Romokalisari agar menjadi green belt, habitat fauna, sumber alternatif mata pencaharian baru dari segi jasa lingkungan dan pariwisata berkelanjutan,serta sumber penyerap karbon biru (nature-based solution) untuk memperhambat laju perubahan iklim.
Lokasi penanaman berada di Kawasan Teluk Lamong, Romokalisari Adventure Land Jl. Romokalisari I, Romokalisari, Kec. Benowo, Surabaya, Jawa Timur 60192. Merupakan kawasan mangrove yang berada di Teluk Lamong. Memiliki substrat lumpur berpasir dengan kadar salinitas 1,020% dan memiliki Ph 8,35 (basa). Jumlah rumpun yang dibuat sebanyak 24 unit berbentuk persegi panjang dengan ukuran 2×4 m2, dengan jumlah bibit dalam setiap rumpun 250 dengan total 6,000 bibit.

Kegiatan penanaman LEVA berkolaborasi dengan Pokmaswas Bahari Sejahtera, yang dipimpin oleh Bapak Sodik. Program penanaman 6,000 bibit mangrove tahap keempat di Lokasi D sukses dilakukan dengan melibatkan 28 orang yang terdiri dari anggota Pokmaswas Bahari Sejahtera dan Masyarakat lokal untuk memberikan peningkatan yang positif terhadap 3 aspek, yang pertama aspek lingkungan; menambah area penanaman mangrove, menciptakan feeding ground, nursery ground, dan spawning ground bagi biota laut dan burung-burung pantai. Kedua aspek sosial; berdampak pada kegiatan yang berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar area penanaman mangrove PT Cipta Krida Bahari, guna menjaga corporate social branding. Dan yang ketiga aspek ekonomi; adanya peningkatan pendapatan bagi masyarakat sekitar melalui hasil pariwisata, jasa lingkungan, perikanan dan produk olahan mangrove kedepannya.
Penulis: Nathasi Fadhlin
