Sebagian orang menikmati wisata dengan berbagai macam cara, ada yang menyukai wisata jalan kaki, wisata mall, kuliner, budaya, ziarah, dan wisata alam. Tren menunjukkan wisata minat khusus (sustainable tourism / ecotourism) banyak digemari oleh masyarakat dunia, khususnya Indonesia yang memiliki banyak objek wisata alam.
Dalam rangka mengenalkan konsep ecotourism kepada masyarakat, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov. DKI Jakarta menggelar One Day Tour “Jakarta Ecotourism Festival 2025”. Kegiatan ini berkolaborasi dengan Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI), dinas terkait, tempat wisata, sekolah dan multi stakeholder.


Kali ini LEVA berkesempatan menjadi salah satu partisipan yang mewakili komunitas lingkungan untuk menikmati serangkaian kegiatan dan berlajar konsep ecotourism. Hal ini sejalan dengan visi dan misi LEVA yang mengadopsi konsep eco & edu tourism pada paket “The Mangrove and Coral Explore”.
LEVA yang diwakili oleh Kak Nathasi dan Kak Arin mendapat rute tur Kawasan Jakarta Selatan pada Senin, 20 Oktober 2025 yang meliputi kunjungan ke Tebet Eco Park, belajar membuat ecopounding bersama INA Ecopound, dilanjut dengan bersepeda santai keliling Kawasan Kebun Binatang Ragunan, berkunjung Agro Edukasi Wisata Ragunan untuk belajar urban farming, melihat smart green house yang memadukan pertanian, perikanan, peternakan dalam satu kawasan terpadu milik Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian Prov. DKI Jakarta (DKPKP).


Konsep ecotourism berbeda dengan wisata pada umumnya. Dalam konsep ini peserta (wisatawan) dilibatkan dalam aktivitas yang tematik, seperti menyemai benih, menanam pohon, membuat ecoprint, dan mendapat informasi dari setiap objek wisata dari tour guide. Serta teknik menjadi tour guide yang baik dan menyenangkan.


Kegiatan ini menjadi ruang aman wisatawan untuk bertanya apapun yang ingin diketahui dari objek wisata yang dikunjungi, dan tentunya berkontribusi pada gerakan hijau Jakarta.One Day Tour ini memberikan ilmu baru dan pengalaman kepada Levania untuk menjadi masukan dan pembelajaran pada program dan kegiatan LEVA selanjutnya. Terimakasih Disparekraf atas kesempatannya!
Penulis: Nathasi Fadhlin
