Lompat ke konten
Home » Blog » “Plant Dreams Go Beyond”BYD Kolaborasi dengan BenihBaik, LEVA, dan CarbonEthics

“Plant Dreams Go Beyond”BYD Kolaborasi dengan BenihBaik, LEVA, dan CarbonEthics

Dalam menumbuhkan kesadaran pada isu perubahan iklim, BYD (Build Your Dreams) Motor Indonesia. Sebuah perusahaan teknologi multinasional asal Tiongkok, yang terkenal sebagai produsen kendaraan energi baru (NEV) terbesar di dunia. Serta inovator di bidang elektronik, energi terbarukan, dan transportasi kereta api, melakukan aksi penanaman bibit mangrove pada Sabtu, 23 November 2025 di Kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Mangrove, Angke Kapuk, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara.

Kegiatan kolaborasi ini melibatkan berbagai stakeholder di antaranya LEVA sebagai mangrove educator, BenihBaik, CarbonEthics, BYD Community, Miss Indonesia Pariwisata, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), dan berbagai media turut memeriahkan kegiatan tersebut.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dengan menanam 500 bibit mangrove di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu dan secara simbolis menanam 100 bibit di TWA AK dalam kegiatan konservasi ini.

Mangrove dipilih bukan hanya karena kemampuannya menjaga garis pantai dan mencegah abrasi, tetapi juga karena efektivitasnya sebagai penyerap karbon alami dan habitat penting bagi keanekaragaman hayati. Bagi mereka ini juga upaya dalam pengendalian perubahan iklim. Dalam ceremonial event ini, Presiden Direktur BYD Motor Indonesia Eagle Zhao turut hadir melakukan penanaman mangrove. Setelah sesi sambutan di Ruang Gedung Serbaguna, peserta diajak untuk tur mangrove oleh fasilitator LEVA menuju area penanaman. Di sepanjang jalan peserta dijelaskan terkait sejarah pembangunan TWA oleh Ibu Ken dari TWA, dan edukasi mangrove 101 terkait fungsi mangrove, jenis-jenis mangrove, dan produk turunannya oleh fasilitator LEVA.

Penanaman mangrove simbolis dilakukan di area VIP. Peserta tidak perlu turun ke air cukup berdiri dari atas jembatan bambu dan menancapkan bibit ke dalam beronjong yang sudah disediakan dan diikat dengan tali. Selanjutnya peserta melakukan mini workshop pembibitan. Buah mangrove yang disebut propagul ditancapkan ke dalam polybag dan selanjutnya dibiarkan 4 hingga 5 bulan untuk siap dipindahkan dan ditanam ke substrat aslinya.

Inisiatif ini menjadi bentuk refleksi agar bisnis sejalan dengan keberlangsungan konservasi, terutama mangrove yang menjadi penyerap blue carbon dengan potensi penyerapan 10 ton CO2 per tahun. Semoga aksi ini terus konsisten dilakukan oleh pelaku usaha, terutama industri otomotif.

Terimakasih kepada tim fasilitator Levania yang bertugas; Kak Nathasi, Hima, Pras, Geza, Arin, Bella, Jeka, Sisi, Athiya, Aqilla, Hyunji Kim, dan Rena Harasawa. Sampai jumpa di kesempatan berikutnya!

Penulis: Nathasi Fadhlin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *