Lompat ke konten
Home » Blog » LEVA Ajak Gen-Z Mengenal Mangrove Lewat Workshop Ecoprint

LEVA Ajak Gen-Z Mengenal Mangrove Lewat Workshop Ecoprint

Mangrove Ecoprint & Education merupakan salah satu kegiatan edukatif yang diselenggarakan oleh komunitas Lestari Alam dan Mangrove (LEVA) untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ekosistem mangrove sebagai penjaga wilayah pesisir. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, bertempat di NutriHub Jakarta, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, dan diikuti oleh 15 peserta dari kalangan masyarakat umum.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 wib dengan registrasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan pembukaan acara dan sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh kak Fauzan selaku perwakilan LEVA, yang menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat menjadi media pengenalan isu mangrove melalui pendekatan yang kreatif dan mudah diterima oleh masyarakat. Sambutan berikutnya disampaikan oleh kak Rizky sebagai perwakilan NutriHub Jakarta yang menyambut baik kolaborasi bersama komunitas lingkungan dalam menghadirkan kegiatan edukatif berbasis dampak sosial.

Memasuki sesi edukasi, peserta mendapatkan pemaparan pengenalan mangrove yang disampaikan oleh MC, yaitu Kak Ashila dan Kak Gaga. Materi yang disampaikan meliputi jenis-jenis mangrove, peran pentingnya dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir, serta tantangan dan ancaman yang dihadapi saat ini. Sesi ini menjadi pembuka wawasan bagi peserta, mengingat sebagian besar dari mereka belum memiliki pengalaman intensif dalam kegiatan konservasi mangrove.

Sesi edukasi kemudian dilanjutkan dengan pengenalan ecoprint berbasis mangrove. Peserta diperkenalkan dengan ecoprint sebagai teknik kerajinan ramah lingkungan yang memanfaatkan daun dan bunga sebagai pewarna alami tanpa bahan kimia sintetis, serta pengenalan singkat teknik pounding yang akan dipraktikkan pada sesi workshop. Usai sesi pengenalan ecoprint, peserta bersiap mengikuti workshop ecoprint dengan praktik langsung teknik pounding yang dipandu oleh Kak Arin dan Kak Athiya. Peserta menata daun dan bunga di atas kain, kemudian menumbuknya menggunakan palu kayu hingga warna dan motif alami berpindah ke kain. Antusiasme peserta terlihat jelas selama proses berlangsung, terutama saat hasil ecoprint mulai tampak dengan pola yang beragam dan unik.

Menjelang akhir kegiatan, peserta mengikuti sesi review hasil ecoprint, diskusi singkat, serta foto bersama. Suasana kemudian dicairkan melalui kegiatan ice breaking yang dipandu oleh Kak Pras sebelum sesi kesan dan pesan. Pada sesi ini, peserta menyampaikan pengalaman dan kesan positif selama mengikuti kegiatan. Sebagai penutup, sebelum peserta meninggalkan lokasi, panitia membagikan souvenir dari Mangi Store berupa stiker, kipas tangan, dan sirup pidada sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta.

Melalui kegiatan Mangrove Ecoprint & Education ini, kami berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru, tetapi juga semakin peduli terhadap pentingnya pelestarian mangrove serta lingkungan pesisir. Semoga kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk terlibat lebih aktif dalam upaya konservasi mangrove ke depannya.

Penulis: Rahanti Kurnia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *