Lompat ke konten
Home » Blog » Trakindo Utama Mengenal Mangrove Lewat Tur “The Mangrove Explore”

Trakindo Utama Mengenal Mangrove Lewat Tur “The Mangrove Explore”

Kamis, 9 Juli 2026 Trakindo utama berkolaborasi dengan komunitas LEVA dan CarbonEthics melakukan kegiatan The Mangrove Explore di Kawasan Taman Wisata Alam Mangrove Angke Kapuk, PIK. Kegiatan ini merupakan ceremonial event penanaman 3.000 bibit mangrove yang akan dilakukan di Pulau Harapan, Kepulauan Seribu bersama CarbonEthics.

Kegiatan The Mangrove Explore dibuka dengan edukasi climate session yang dibawakan oleh Kak Divine dari CarbonEthics. Pada sesi ini, Kak Divine menyampaikan bahwa untuk menjaga suhu bumi tetap stabil adalah tugas bersama yang tidak mudah. Salah satu hal yang dapat dilakukan adalah dengan menanam pohon. Trakindo utama sebagai salah satu perusahaan penyedia alat berat berkomitmen untuk ikut berpartisipasi menjaga kestabilan iklim melalui kegiatan ini.

Setelah sesi climate, kegiatan dilanjutkan dengan workshop pembuatan media bronjong yang merupakan media penanaman mangrove yang digunakan di TWA. Metode yang memfokuskan kerapatan anyaman bambu ini merupakan metode yang paling cocok diterapkan mengingat kawasan TWA dipengaruhi secara langsung oleh pasang surut air laut pesisir Jakarta. Tidak hanya anyaman bambu, tetapi bronjong yang telah dibuat nantinya akan disempurnakan dengan memasukkan karung dan mengisinya dengan substrat lumpur ke dalam bronjong tersebut. Para peserta pun sangat antusias menyambut dan mencoba secara langsung membuat bronjong

Kegiatan dilanjutkan dengan melakukan tur mangrove untuk mengetahui jenis-jenis flora, fauna hingga manfaat mangrove yang dapat ditemukan dengan mudah. Mulai dari jenis Lindur (Bruguiera gymnorrhiza) yang propagulnya bisa dimanfaatkan sebagai tepung untuk dijadikan olahan, bintaro yang masuk ke dalam kelompok mangrove asosiasi, akar nafas Avicennia sp. yang dapat tumbuh hingga sejauh 3 meter dari jarak pohon utamanya, hingga kawasan TWA yang menjadi lokasi persinggahan burung-burung migrasi. Rangkaian tur ini, ditemani oleh fasilitator dari LEVA yaitu Kak Nathasi dan Kak Hima. Kegiatan juga dilanjutkan dengan menyemai propagul dari jenis Rhizophora sp. sebagai bentuk tanggung jawab terhadap ekosistem mangrove dan menuliskan harapan untuk masa depan. Tidak lupa, peserta juga mencoba olahan mangrove yang berupa makanan dan minuman seperti sirup, keripik, hingga stik.

“Menjaga alam adalah kewajiban kita semua” ujar salah satu peserta dari Trakindo Utama. Semoga mangrove yang bertumbuh, nantinya bisa menjadi tabungan oksigen bagi semua dan menjadi pahala jariyah yang terus mengalir.

Salam Lestari!

Penulis: Himatul Kholisa