Kerusakan ekosistem pesisir masih menjadi permasalahan lingkungan, khususnya di wilayah pesisir Jakarta Utara. Alih fungsi lahan, aktivitas manusia, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap pelestarian lingkungan berdampak pada berkurangnya kawasan mangrove. Ekosistem mangrove memiliki peran penting dalam melindungi wilayah pesisir dari abrasi dan banjir rob, menyerap karbon, serta menjadi habitat bagi berbagai jenis biota laut. Sebagai upaya meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap pentingnya pelestarian lingkungan pesisir, kegiatan “Mangrove Sahabat Kita: Edukasi dan Aksi” dilaksanakan pada Senin, 8 Desember 2025. Kegiatan ini melibatkan 30 siswa-siswi OSIS Madrasah Aliyah (MA) Nurul Bahri, Pluit, Jakarta Utara, yang berada di kawasan pesisir dan berhadapan langsung dengan dampak perubahan lingkungan pantai.


Kegiatan diawali dengan proses registrasi dan absensi peserta yang dibantu oleh panitia, yaitu Kak Diego, Kak Gilang, Kak Jeka, dan Kak Sisi. Proses ini dilaksanakan secara tertib untuk memastikan seluruh peserta terdata dengan baik sebelum kegiatan dimulai. Setelah proses absensi, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah MA Nurul Bahri, Bapak Abdurrahman Alazizi, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan edukasi lingkungan serta harapan agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran siswa dalam menjaga dan melestarikan lingkungan pesisir, khususnya ekosistem mangrove.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi mengenai ekosistem mangrove yang dibawakan oleh Kak Gilang. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan mangrove, fungsi ekosistem mangrove, serta perannya dalam menjaga lingkungan pesisir. Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar siswa dapat memahami materi dengan baik. Setelah penyampaian materi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok secara acak menggunakan metode menghitung angka 1, 2, dan 3, kemudian peserta diminta mengelompokkan diri sesuai dengan angka yang diperoleh. Metode ini bertujuan untuk mendorong interaksi antar peserta dan menciptakan suasana kegiatan yang lebih dinamis.
Setelah pembagian kelompok, peserta melanjutkan perjalanan menuju Ecomarine Tourism Mangrove (KOMMA) di Kawasan Muara Angke. Dalam perjalanan, rombongan menghadapi kondisi banjir rob yang menggenangi sebagian jalur akses. Selama perjalanan, peserta didampingi oleh Kak Nathasi dan Kak Hima, sehingga kegiatan tetap berlangsung tertib dan aman. Setibanya di kawasan KOMMA, peserta mengikuti kegiatan pembelajaran lapangan melalui sistem post to post. Pada setiap post, peserta diberikan stempel yang dikumpulkan pada kertas khusus sebagai tanda keikutsertaan dalam seluruh rangkaian kegiatan. Pembagian post kegiatan adalah sebagai berikut.

Post 1 – Teka-Teki Silang (TTS)
Dipandu oleh Kak Diego dan Kak Sisi, post ini berisi permainan edukatif untuk menguji pemahaman peserta terkait materi mangrove.
Post 2 – Tour Mangrove
Didampingi oleh Kak Jeka dan Kak Bela, peserta diajak mengenal jenis dan fungsi mangrove secara langsung di kawasan tersebut.
Post 3 – Pengamatan Burung Dipandu oleh Kak Gilang dan Solah, peserta melakukan pengamatan burung sebagai bagian dari pengenalan keanekaragaman hayati ekosistem mangrove.

Pada setiap post, peserta diarahkan untuk mengumpulkan stempel hingga lengkap. Setelah seluruh stempel terkumpul, kertas stempel diserahkan kepada Kak Hima untuk ditukarkan dengan reward. Hadiah yang diberikan berupa tumbler, stiker, lego, dan pouch mini sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi peserta. Selama kegiatan berlangsung. Setelah seluruh rangkaian kegiatan di kawasan mangrove selesai, peserta kembali ke MA Nurul Bahri. Setibanya di sekolah, peserta melakukan beberes diri, dilanjutkan dengan makan siang bersama. Peserta juga berkesempatan untuk mencoba berbagai olahan mangrove. Selanjutnya, ditutup dengan pembagian hadiah reward kelompok untuk kategori kelompok teraktif, terkompak, dan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kerja sama peserta selama kegiatan berlangsung.

Kegiatan “Mangrove Sahabat Kita: Edukasi dan Aksi” memberikan pengalaman pembelajaran yang menyeluruh bagi siswa, mulai dari edukasi di kelas hingga praktik langsung di lapangan. Melalui kegiatan ini, diharapkan peserta dapat meningkatkan kesadaran, kepedulian, serta peran aktif dalam menjaga dan melestarikan ekosistem mangrove di wilayah pesisir.
Penulis: Siti Suhro
